Profil Umum Desa Parengan
Desa Parengan merupakan salah satu desa di Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, yang berada di dekat bantaran Sungai Bengawan Solo. Desa ini dikenal sebagai sentra kerajinan tenun ikat, khususnya pembuatan sarung tenun yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa penjajahan Belanda dan masih terus dilestarikan hingga saat ini. Nama "Parengan" berasal dari cerita rakyat tentang Mbok Rondo Dadapan. Dalam kisah tersebut, seorang putri yang singgah di desa ini merasakan keramahan dan kepedulian masyarakat yang gemar membantu serta berbagi kepada sesama. Karena sifat tersebut, sang putri menyebut mereka "Pepareng", yang berarti selalu ingin memberi. Seiring waktu, nama tersebut berkembang menjadi Parengan, yang hingga kini menjadi identitas desa yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaa
Visi
Terwujudnya Desa Parengan sebagai desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya dengan mengembangkan potensi lokal serta melestarikan kearifan budaya.
Misi
- Melestarikan dan mengembangkan kerajinan tenun ikat sebagai warisan budaya dan potensi ekonomi desa.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan potensi lokal.
- Menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
- Meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur desa.
- Mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif, produktif, dan berdaya saing.
- Menjaga kelestarian lingkungan serta memanfaatkan potensi desa secara berkelanjuta
Aparat desa yang bertugas melayani masyarakat desa parengan
Kepala Desa
H.Slamet Rosyidin, S.H
Kaur Keuangan
Aris Fathoni
Sekretaris Desa
Agus Prasetiyo SAb
Kepala Dusun
Mohammad Hamzaid
Kasi Pemerintahan
Imam Ashari
Kasi Kesejahteraan
Arini Sofiana
Kasi Pelayanan
Lathiful Khoiri
Kaur Umum
Mikson Anshori